Lionel Messi Dituduh Jadi Biang Kegagalan Barcelona di Liga Champions

Barcelona harus kembali gagal meraih trofi Liga Champions Eropa di musim 2018/19. Karena Barcelona harus mengakui keunggulan Liverpool di babak semi-final dengan skor agregat 4-3 dari Liverpool. Padahal sebelumnya Barcelona memiliki peluang yang sangat besar untuk melaju ke babak final setelah menang 3-0 atas Liverpool di laga leg pertama. Akan tetapi di luar dugaan Barcelona harus menelan kekalahan dengan skor telak 4-0 di laga leg kedua yang berlangsung di Anfield.

Dengan demikian, Barcelona sudah empat musim gagal memenangkan trofi Liga Champions, setelah mereka terakhir kali meraihnya pada tahun 2015 yang lalu di bawah besutan Luis Enrique. Hal itu membuat mantan pelatih Barcelona, Louis van Gaal ikut berkomentar. Pria asal Belanda itu pun membeberkan beberapa penyebab yang membuat Barcelona gagal berjaya di Liga Champions, salah satunya adalah mengenai keegoisan Lionel Messi.

Apa yang dikatakan oleh Van Gaal memang cukup beralasan, karena memang pemain asli Argentina itu sering kali menunjukkan permainan individualis dengan menggiring bola dari tengah lapangan hingga ke depan gawang tim lawan. Sejauh ini Messi sendiri sudah memenangkan 4 trofi Liga Champions bersama Barcelona, di mana trofi pertamanya adalah pada penghujung musim 2005/06 yang lalu.

“Saya percaya bahwa tidak ada yang lebih penting daripada permainan tim. Saya merasa bahwa Lionel Messi perlu bertanya kepada dirinya sendiri, mengapa dia tidak bisa memenangkan trofi Liga Champions dalam jangka waktu yang cukup lama,” kata Van Gaal.

“Coba anda lihat bagaimana koleksi trofi Liga Champions Barcelona dengan pemain yang disebut sebagai yang terbaik di dunia (Messi). Messi adalah pemain individual terbaik di dunia, karena catatan statistiknya memang sangat luar biasa, namun mengapa dirinya tidak memenangi Liga Champions dalam waktu lima tahun terakhir?

“Barcelona saat ini mempunyai skuat yang terdiri dari 30 pemain berkualitas, dan saya yakin bahwa Messi harus menyesuaikan diri dengan tim dan bukan menjadi sosok individual dalam tim,” pungkasnya.

Untuk kamu yang hobi dalam bermain poker, langsung saja bergabung dengan 988BET dan kunjungi Pricla856.net untuk bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Menyesal, Philippe Coutinho Ingin Kembali ke Liverpool?

Philippe Coutinho sempat membuat pendukung Liverpool merasa sakit hati, setelah pemain asal Brasil itu memilih untuk hengkang meninggalkan Anfield pada bursa transfer musim dingin 2018 yang lalu. Kala itu Coutinho memilih untuk hengkang demi bisa meraih gelar juara Liga Champions bersama Barcelona. Pada saat itu Barcelona harus menebus Coutinho dari Liverpool dengan nilai transfer sebesar 135 juta pounds atau setara dengan 2,4 triliun rupiah.

Hanya saja kemudian Coutinho harus menyesali keputusannya untuk hengkang ke Barcelona, karena pada musim 2018/19 kali ini Liverpool berhasil meraih trofi Liga Champions. Lebih menyakitkannya lagi, Coutinho dan Barcelona harus rela disingkirkan oleh Liverpool di babak semi-final dengan skor agregat 4-3. Tidak hanya itu, penampilan Coutinho bersama Barcelona juga tak kunjung membaik, bahkan bisa dibilang mantan pemain Inter Milan itu justru mengalami penurunan performa bersama Blaugrana.

Philippe Coutinho Ingin Tinggalkan Barcelona

Penampilannya yang terus menurun membuat Coutinho mulai berpikir untuk pergi meninggalkan Barcelona. Situasi di Barcelona yang tak membuatnya bahagia juga semakin menguatkan niat Coutinho untuk hengkang pada bursa transfer musim panas tahun ini.

Meskipun gagal menunjukkan penampilan terbaiknya, namun Coutinho sama sekali tak kehilangan peminat. Bahkan Coutinho kini tengah dirumorkan menjadi incaran rival abadi Liverpool, Manchester United. Karena kini Manchester United tengah membutuhkan tambahan pemain yang kreatif di lini tengah, setelah pada musim lalu gagal total dan harus puasa gelar.

Coutinho Tolak Bergabung dengan Manchester United

Akan tetapi berdasarkan informasi yang beredar, Coutinho akan menolak untuk bergabung bersama Manchester United demi menghormati Liverpool. Sementara laporan lainnya juga menyebut bahwa Coutinho akan kembali membuka peluang untuk bergabung bersama Liverpool. Karena bersama klub berjuluk The Reds itu Coutinho mampu menunjukkan penampilan terbaiknya dengan mencetak 54 gol serta menyumbang 45 assists dari total 201 penampilannya di semua kompetisi.

Akan tetapi untuk saat ini Coutinho masih belum bersedia memikirkan masa depannya, karena dia lebih memilih fokus untuk membela Brasil di Copa America 2019. Untuk kamu yang hobi bermain Poker Online, langsung saja kunjungi 988Poker.me dan dapatkan banyak keuntungannya.

Tottenham Hotspur Rela Lepas Christian Eriksen ke Real Madrid, jika…

Pemain asal Denmark, Christian Eriksen berhasil menunjukkan penampilan yang menawan bersama Tottenham Hotspur di musim 2018/19. Karena pada musim lalu pemain berusia 27 tahun itu mampu mencatat 51 penampilan di semua kompetisi dengan mencetak 10 gol dan menyumbang 17 assists. Tidak hanya itu, Eriksen juga berperan penting atas keberhasilan Tottenham Hotspur melaju ke final Liga Champions Eropa, meskipun di partai puncak harus mengakui keunggulan sesama wakil Inggris, Liverpool dengan skor 0-2.

Real Madrid Incar Christian Eriksen

Dengan penampilan apiknya tersebut, klub sekelas Real Madrid dikabarkan tertarik untuk mendatangkan Eriksen. Karena memang pelatih Los Blancos, Zinedine Zidane juga tengah membutuhkan gelandang yang kreatif dan multifungsi. Eriksen sendiri masuk ke dalam kriteria tersebut, karena selain piawai bermain sebagai playmaker, mantan pemain Ajax Amsterdam itu juga bisa ditempatkan sebagai pemain sayap kanan dan kiri. Selain itu, kini Eriksen juga mulai memasuki tahun terakhir dari kontraknya, yang di mana bakal berakhir pada musim panas tahun 2020 mendatang.

Untuk menunjukkan keseriusannya, The Sun melaporkan bahwa Real Madrid sempat mengajukan penawaran sebesar 45 juta pounds atau setara dengan 810 miliar rupiah plus Dani Ceballos untuk bisa mendatangkan Eriksen ke Santiago Bernabeu. Hanya saja kemudian The Lilwyhites menolak mentah-mentah tawaran tersebut, karena mereka hanya menginginkan uang tunai dalam transfer Eriksen.

Tottenham Hotspur Rela Lepas Eriksen, jika…

Akan tetapi kini Tottenham Hotspur berubah pikiran, dan tidak lagi menginginkan uang tunai sepenuhnya dalam transfer Eriksen. Karena menurut laporan terbaru, Tottenham Hotspur menginginkan agar Real Madrid memasukkan nama Marco Asensio dalam proses transfer Eriksen. Akan tetapi kini Real Madrid berbalik menolak permintaan Tottenham Hotspur, karena Zidane masih membutuhkan jasa Asensio di kompetisi musim depan.

Asensio digadang-gadang masih akan tetap menjadi anggota starting XI skuat juara Real Madrid di musim depan, bergabung bersama lima pemain baru yang didatangkan pada bursa transfer musim panas 2019, yakni Rodrygo, Eder Militao, Luka Jovic, Eden Hazard, dan Ferland Mendy.

Untuk kamu yang ingin mendapat banyak keuntungan dengan menjadi agen bola, langsung saja kunjungi 988Bet.asia dan buktikan sendiri keunggulannya.

Pembangunan Selesai, Stadion Papua Bangkit Siap Gelar Piala Dunia 2034 di Indonesia

Stadion Papua Bangkit, yang merupakan stadion termegah di Indonesia bagian timur kini sudah dipastikan selesai 100 persen. Dengan kualitas dan fasilitas yang dimilikinya, stadion yang bakal digunakan sebagai venue utama PON XX tahun 2020 Papua itu diklaim bisa menggelar kejuaraan sekelas Piala Dunia dan Olimpiade. Hal itu disampaikan langsung oleh Imam Nahrawi selaku Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia ketika mengunjungi stadion tersebut pada Jum’at (21/06) kemarin.

Stadion Papua Bangkit Bisa Gelar Piala Dunia 2034

Imam mengatakan bahwa selesainya pembangunan Stadion Papua Bangkit membuat Indonesia kini memiliki satu lagi stadion bertaraf internasional. Dia mengklaim bahwa stadion itu sudah siap untuk digunakan menggelar pertandingan di event Olimpiade dan Piala Dunia 2034, di mana Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah kedua event terbesar di bumi tersebut.

“Dalam rangka pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 dan Piala Dunia 2034, kita memang butuh stadion yang berstandar FIFA. Oleh sebab itu, dengan adanya Stadion Papua Bangkit ini, kita sudah punya satu lagi stadion bertaraf internasional,” kata Imam.

Menpora Minta Pemprov Papua Merawat Stadion Papua Bangkit

Sementara itu, Menpora juga meminta agar Pemprov Papua dan semua masyarakat ikut menjaga Stadion Papua Bangkit, agar stadion berkapasitas 45 ribu penonton itu bisa selalu siap digunakan untuk menggelar event akbar seperti Olimpiade.

“Kita berharap agar semua pihak nantinya, khususnya Pemprov Papua untuk menyiapkan sedini mungkin lembaga pengelola pasca PON XX, karena kita tahu nanti akan banyak tantangan besar bagaimana mengelola venue bagus ini dan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin, dirawat sekaligus menjadi tempat lahirnya atlet-atlet baru,” pungkasnya.

Sekilas Tentang Stadion Papua Bangkit

Stadion Papua Bangkit adalah stadion yang dibangun di ibu kota provinsi Papua, Jayapura, dengan luas 71.697 meter persegri dan luas lahan sekitar 13 hektar. Stadion ini sendiri baru mulai dibangun pada tanggal 29 Desember 2016, dan menelan biaya pembangunan sebesar 1,3 triliun rupiah. Selain megah, Stadion Papua Bangkit juga disebut-sebut sebagai stadion terindah di Indonesia, karena lokasinya yang persis berada di tepi laut dan dikelilingi oleh perbukitan hijau yang indah.

Untuk kamu yang hobi bermain judi bola, gak ada salahnya coba menjadi agen bola dengan mengunjungi 988Bet.asia dan dapatkan keuntungan yang lebih besar.

Ditolak Matthijs de Ligt, Barcelona Alihkan Perhatian ke Bek AC Milan

Sampai saat ini bek muda milik Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt masih menjadi primadona di bursa transfer musim panas 2019. Karena memang De Ligt berhasil menunjukkan penampilan yang mengesankan di lini belakang Ajax Amsterdam pada kompetisi musim 2018/19, bahkan di usia yang masih belia dirinya sudah ditunjuk menjadi kapten tim dan mampu mempersembahkan gelar juara Eredivisie dan Piala Belanda. Tidak hanya itu, dia juga mampu membawa timnya tampil impresif di Liga Champions Eropa dengan menyingkirkan beberapa klub mapan, sebelum akhirnya terhenti di babak semi-final oleh Tottenham Hotspur.

Matthijs de Ligt Tolak Barcelona

Performa apik yang ditunjukkan De Ligt membuatnya menjadi incaran banyak klub ternama dunia, salah satunya adalah Barcelona. Hanya saja kemudian negosiasi antara De Ligt dan Barcelona harus berlangsung alot, terutama setelah sang pemain menuntut gaji yang sangat tinggi dan tak mampu disanggupi oleh Blaugrana. Selain itu, De Ligt juga menyebut bahwa Barcelona tidak bisa memberinya jaminan bermain di tim utama pada musim depan. Oleh sebab itu kini De Ligt dikabarkan semakin dekat dengan klub raksasa Perancis, PSG, yang bersedia memenuhi permintaan gajinya dan memberi jaminan bermain di skuat utama musim depan.

Barcelona Mulai Incar Alessio Romagnoli

Menurut laporan dari Football Italia, kini Barcelona mulai menaruh perhatiannya pada bek AC Milan, Alessio Romagnoli. Untuk menunjukkan keseriusannya, Barcelona dikabarkan sudah menyiapkan beberapa strategi demi bisa mendatangkan Romagnoli ke Camp Nou pada musim panas 2019. Dari informasi yang beredar, kini Barcelona sudah menyiapkan uang sebesar 40 juta euro atau setara dengan 640 miliar rupiah ditambah dengan satu pemain.

Barcelona Tidak Mudah Mendatangkan Romagnoli

Meskipun sudah menyiapkan tawaran yang menggiurkan, namun Barcelona dipastikan tidak akan mudah untuk mendatangkan Romagnoli. Karena sebelumnya AC Milan sudah memastikan bahwa mereka tidak akan menjual sang pemain di bursa transfer musim panas 2019. Tidak hanya itu, kini kontrak Romagnoli bersama AC Milan juga masih menyisakan 3 tahun atau baru berakhir pada musim panas 2022.

Untuk kamu yang ingin mendapat lebih banyak keuntungan dari bermain judi online, langsung saja kunjungi 988Bet.asia dan buktikan sendiri keunggulannya.

3 Pemain Muda yang Bakal Bersinar Bersama Manchester United di Musim Depan

Prestasi Manchester United di musim 2018/19 bisa dibilang sangat mengenaskan. Berstatus sebagai tim tersukses di Inggris, Manchester United justru harus puasa gelar pada kompetisi musim kemarin. Tidak hanya itu, mereka juga dipastikan gagal lolos ke Liga Champions musim 2019/20 setelah di musim kemarin hanya mampu mengakhiri Liga Premier Inggris dengan berada di posisi ke-6 klasemen akhir. Dengan demikian Manchester United hanya bakal mengikuti Liga Europa yang tak lain adalah kompetisi kasta kedua antar klub Eropa.

Meskipun demikian, pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solksjaer masih harus bersyukur. Karena disamping performa buruk yang ditunjukkan tim besutannya, dirinya juga mendapat keuntungan dengan mulai berkembangnya para pemain muda di skuat The Red Devils. Berikut adalah 3 pemain muda yang diprediksi bakal bersinar bersama Manchester United di musim depan.

Scott McTominay

Hengkangnya Ander Herrera yang kontraknya telah berakhir dan rumor bakal perginya Paul Pogba ke Juventus berpeluang meninggalkan lubang di lini tengah Manchester United. Meskipun demikian, Manchester United tidak perlu risau karena mereka masih memiliki gelandang muda yang cukup menjanjikan, yakni Scott McTominay. Bakat dan kemampuan apik dari McTominay terlihat ketika dia dimainkan pada laga babak perempat-final Liga Champions Eropa 2018/19 melawan Barcelona. Selain piawai dalam membagi bola, McTominay juga cukup baik dalam bertahan menghadapi serangan dari pemain lawan.

Dean Henderson

Sebelumnya pasti tidak akan ada banyak yang mengenal Dean Henderson, sebelu, Sheffield United promosi ke Liga Premier Inggris 2019/20. Berstatus sebagai kiper pinjaman dari Manchester United, Henderson berhasil menunjukkan penampilan yang cukup apik di bawah mistar gawang Sheffield United. Di mana sepanjang musim lalu Henderson berhasil mencatat 21 clean sheet. Dengan penampilan apiknya tersebut, bukan tidak mungkin Henderson akan menjadi ancaman yang serius bagi David de Gea yang tengah mengalami penurunan performa.

Tahith Chong

Musim lalu lini depan Manchester United yang diisi oleh Alexis Sanchez, Jese Lingard, Marshus Rasford, dan Romelu Lukaku gagal menunjukkan penampilan yang mengesankan. Tumpulnya lini depan Manchester United juga bisa membuka opsi bagi Ole Gunnar Solksjaer untuk memberi kesempatan kepada Tahith Chong. Selain memiliki naluri mencetak gol yang cukup baik, Tahith juga memiliki kecepatan dan skill menggiring bola yang mumpuni. Untuk kamu yang hobi bermain Sbobet, langsung saja bergabung di 988Bet.asia.

Inilah 4 Pemain Sepak Bola Bersaudara Termahal di Dunia, Duo Hazard di Puncak

Klub-klub Eropa saat ini tengah mondar-mandir di bursa transfer musim panas 2019 demi mendatangkan pemain incarannya untuk memperkuat skuat mereka di musim 2019/20. Sejauh ini Real Madrid menjadi klub terboros di bursa transfer, setelah mereka menghabiskan dana sekitar 300 juta euro atau setara 4,8 triliun rupiah untuk mendatangkan lima pemain papan atas.

Sejauh ini Eden Hazard masih menjadi pemain termahal di bursa transfer musim panas 2019, setelah dirinya didatangkan Real Madrid dengan nilai transfer sebesar 100 juta euro atau setara 1,6 triliun rupiah. Selain itu, Hazard juga memiliki seorang saudara bernama Thorgan Hazard yang baru saja didatangkan Borussia Dortmund dari Borussia Monchengladbach dengan nilai transfer sekitar 30 juta euro atau setara 480 miliar rupiah. Dengan demikian, Hazard bersaudara resmi menjadi pemain bersaudara termahal di dunia.

Berikut Adalah Daftar 4 Pemain Termahal di Dunia

Pul dan Florentin Pogba

Di bawah duo Hazard sebagai pemain bersaudara termahal di dunia ada nama Pul dan Florentin Pogba. Karena Paul Pogba didatangkan Manchester United dari Juventus padan musim panas 2016 yang lalu dengan nilai transfer sebesar 105 juta euro. Sementara sang kakak, Florentin Pogba tak memiliki nasib mujur seperti sang adik, karena dirinya sempat menganggur sebelum akhirnya direkrut oleh klub MLS, Atalanta United. Aktivitas transfer terakhir yang melibatkan Florentin adalah ketika dirinya didatangkan CS Sedan dari Saint-Etienne dengan nilai transfer sebesar 500 ribu euro. Dengan demikian, duo Pogba kini memiliki nilai sebesar 105,5 juta euro atau setara 1,68 triliun rupiah.

Lucas dan Theo Hernandez

Lucas Hernadez baru saja menyelesaikan transfernya ke Bayern Munich dari Atletico Madrid dengan mahar sebesar 80 juta euro atau sekitar 1,28 triliun rupiah. Nilai transfer itu pun menjadikannya sebagai bek termahal kedua setelah Virgil van Dijk. Sementara sang adik, Theo Hernandez memiliki nilai sekitar 24 juta euro ketika didatangkan Real Madrid dari Real Sociedad pada tahun 2017 silam. Dengan demikian duo Hernadez kini bernilai 104 juta euro atau sekitar 1,66 triliun rupiah.

Gonzalo dan Federico Higuain

 

Gonzalo Higuain meninggalkan Napoli dan bergabung bersama Juventus pada musim panas 2016 dengan nilai transfer 90 juta euro. Tidak banyak yang tahu bahwa Higuain juga memiliki kakak yang berprofesi sebagai pemain sepak bola, yakni Federico Higuain. Saat ini Federico tengah membela klub MLS, Columbus Crew SC, yang mendatangkannya dengan mahar sebesar 530 ribu euro. Dengan demikian, duo Higuain kini memiliki nilai sebesar 90,5 juta euro atau 1,44 triliun rupiah.

Romelu dan Jordan Lukaku

Romelu Lukaku didatangkan Manchester United dari Everton pada musim panas 2017 dengan nilai transfer sebesar 84,7 juta euro. Setahun sebelum kepindahannya Romelu Lukaku, adiknya, Jordan Lukaku juga memutuskan untuk meninggalkan KV Oostende dan bergabung bersama Lazio dengan nilai transfer 4 juta euro. Kini duo Lukaku memiliki nilai transfer sebesar 88,7 juta euro atau sekitar 1,42 triliun rupiah.

Untuk kamu yang ingin mendapat keuntungan besar dalam bermain poker, langsung saja bergabung di 988BET dengan mengunjungi 988Bet.asia.

Piala AFC: Harga Dua Pemain PSM Setara dengan Seluruh Tim Becamex Binh Duong

Wakil Indonesia, PSM Makassar akan menjalani laga leg pertama babak semi-final Piala AFC 2019 zona ASEAN melawan wakil Vietnam, Becamex Binh Duong FC di Go Dau Stadium, Vietnam, Rabu (19/06) sore WIB. Meskipun harus bermain sebagai tim tamu, namun pada pertandingan kali ini PSM tetap lebih diunggulkan dari pada tim tuan rumah.

Selain karena statistik yang berbicara, kualitas pemain PSM juga bisa dibilang lebih unggul dari pada Becamex Binh Duong FC. Sehingga tim Juku Eja diprediksi setidaknya bisa menahan imbang Becamex Binh Duong FC, untuk memudahkan tugas mereka di laga leg kedua. Terlebih pada babak penyisihan grup PSM sama sekali tidak tersentuh oleh kekalahan termasuk di laga tandang, sementara Becamex Binh Duong FC justru harus menelan satu kali kekalahan pada babak penyisihan grup. Satu-satunya kekalahan yang diderita oleh Becamex Binh Duong FC pun terjadi di kandang mereka sendiri, yakni saat melawan wakil Filipina, Ceres-Negros.

Harga Dua Pemain PSM Setara dengan Seluruh Tim Becamex Binh Duong FC

Perbedaan kualitas yang dimiliki oleh PSM dan Becamex Binh Duong FC bisa tersirat dari harga pemain. Karena dilansir dari situs Transfermarkt, harga keseluruhan tim Becamex Binh Duong FC hanya mencapai angka 425 ribu euro atau setara dengan 6,8 miliar. Tentu saja itu adalah harga yang cukup murah, dan bahkan harga dua pemain termahal milik PSM sudah melampaui harga dari keseluruhan skuat mereka.

Karena seperti diketahui bahwa kini dua pemain termahal PSM disandang oleh Marc Klok dan Wiljan Pluim, yang di mana keduanya sama-sama bernilai 400 ribu euro. Jika dijumlahkan tentu saja harga dari keduanya sudah cukup untuk menebus harga keseluruhan skuat Becamex Binh Duong FC.

Akan tetapi harga skuat Becamex Binh Duong FC yang tercantum di laman Transfermarkt tidak bisa dijadikan sebagai acuan pasti. Karena pada situs tersebut ada beberapa pemain dari Becamex Binh Duong FC yang tidak diketahui nilai jualnya.

Untuk kamu yang ingin mendapat keuntungan besar dalam bermain casino atau poker, langsung saja bergabung di 988BET dengan klik 988Bet.asia.

Bukan Brasil Atau Argentina, Inilah Tim Favorit di Copa America 2019

Copa America 2019 kini tengah berlangsung di Brasil, di mana kejuaraan sepak bola terbesar di Amerika Latin itu akan digelar dari 15 Juni hingga 8 Juli 2019 mendatang. Kejuaraan ini sendiri diikuti oleh 12 negara peserta, termasuk dua negara undangan dari Asia, yakni Jepang dan Qatar yang tak lain adalah finalis Piala Asia 2019. Semua tim terbagi ke dalam 3 grup, yang masing-masing grup akan berisi 4 peserta.

Brasil dan Argentina Dianggap Tim Favorit

Pada Copa America 2019 kali ini Timnas Brasil dan Argentina disebut-sebut sebagai kandidat kuat juara. Selain sebagai tuan rumah kejuaraan, Brasil kini juga memiliki skuat yang bisa dibilang sangat mewah. Mereka memiliki banyak jajaran pemain termahal di dunia, salah satunya adalah Philippe Coutinho.

Kemudian ada juga striker spesialis false nine yang kini tengah naik daun bersama Liverpool, Roberto Firmino. Kemudian ada juga David Neres, striker muda yang berhasil tampil menggila bersama skuat Ajax Amsterdam di musim kompetisi 2018/19. Di sisi penjaga gawang tim Samba juga memiliki nama Alisson Becker, yang menjadi kiper terbaik dunia dan baru saja mengantarkan Liverpool juara Liga Champions Eropa bersama Firmino.

Sementara Argentina kini memiliki lini depan yang dianggap paling mematikan di turnamen, karena dihuni oleh Lionel Messi dan Sergio Aguero. Karena seperti yang sudah diketahui, Messi dan Aguero berhasil mencetak banyak gol untuk timnya masing-masing di kompetisi musim 2018/19. Bahkan Messi juga berstatus sebagai pemenangn penghargaan Sepatu Emas Eropa 2018/19 setelah mencetak 36 gol di La Liga bersama Barcelona.

Uruguay Adalah Tim Favorit Sesungguhnya di Copa America 2019

Namun jika dilihat lebih detail, tim unggulan di Copa America 2019 bukanlah Brasil atau pun Argentina. Terlebih Argentina juga baru saja dikalahkan oleh Kolombia dengan skor 0-2 pada pertandingan perdana Grup B. Kini Uruguay dianggap lebih berpeluang memenangkan Copa America 2019 ketimbang Brasil dan Argenina.

Hal itu tak lepas dari keberadaan pelatih Oscar Tabarez. Bersama Uruguay, Tabarez berhasil mempersembahkan banyak prestasi, termasuk juara Copa America 2011. Sebelumnya dia juga berhasil mengantarkan Uruguay menembus babak semi-final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Di Copa America 2019 ini dirinya juga berani memadukan para pemain muda seperti Rodrigo Bentancur dengan pemain kawakan seperti Luis Suarez, Edinson Cavani, serta Diego Godin. Untuk kamu yang hobi bermain judi online, bergabung saja di 988BET dengan mengunjungi 988Bet.com dan langsung dapatkan banyak keuntungannya.

Messi Tak Berdaya, Ini 3 Fakta Dibalik Kekalahan Argentina Melawan Kolombia

Timnas Argentina harus memulai Copa America 2019 dengan hasil yang sangat mengecewakan. Karena di laga perdana Grup B yang berlangsung di Fonte Nova Arena, Bahia, Brasil pada Minggu (16/06) pagi WIB, tim Tango harus mengakui keunggulan Kolombia dengan skor 0-2. Pada pertandingan itu dua gol Kolombia masing-masing dicetak oleh Roger Martinez menit ke-71 dan Duvan Zapata menit ke-86.

Sementara bintang dan kapten Argentina, Lionel Messi terlihat tak berkutik pada pertandingan tersebut. Meskipun beberapa kali berhasil melakukan aksi individu yang membahayakan gawang tim lawan, namun Messi tetap gagal menghindarkan timnya dari kekalahan melawan Kolombia. Selain itu masih ada 3 fakta menarik lainnya dibalik kekalahan Argentina atas Kolombia.

Kekalahan Pertama

Kekalahan melawan Kolombia merusak catatan apik Argentina di sepanjang gelaran Copa America. Karena ini adalah kekalahan perdana yang diderita oleh Argentina pada pertandingan pertama Copa America sejak tahun 1979 yang lalu. Pada edisi 1979 silam Argentina juga harus memulai kejuaraan dengan kekalahan melawan Bolivia dengan skor 2-1.

Lepas Kutukan

Selama ini Argentina adalah momok yang menakutkan bagi Kolombia. Karena sering kali Kolombia harus takluk saat melawan Argentina. Akan tetapi kemenangan pada pertandingan kali ini seakan membuat Kolombia lepas dari kutukan, dan mereka pun akhirnya bisa menang melawan Argentina. Ini adalah kemenangan perdana Kolombia atas Argentina sejak tahun 2007 yang lalu atau 12 tahun yang lalu.

Rekor Pelatih Kolombia

Kemenangan melawan Argentina menjadi catatan apik pelatih kepala Timnas Kolombia, Carlos Queiroz. Karena kemenangan itu dia dapatkan di laga resmi non persahabatan pertama bersama Kolombia. Di tangan Queiroz, Kolombia mampu mencatat 4 kemenangan dan hanya menelan satu kali kekalahan dari lima pertandingan terakhir. Menariknya, empat kemenangan yang diraih anak asuh Queiroz semuanya berakhir dengan catatan clean sheet, termasuk laga melawan Argentina. Sementara satu-satunya kekalahan yang dia raih adalah saat ditaklukkan Korea Selatan dengan skor 1-2 pada sebuah laga uji coba akhir Maret yang lalu.

Untuk kamu yang hobi bermain poker, langsung saja daftar Sbobet terpercaya hanya di 988Bet.net dan langsung dapatkan keuntungannya.