Saat ini kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia, Liga 1 2019, sudah mulai memasuki pekan ke-11. Sederet pemain asing pun berhasil membuktikan kualitasnya, bahkan ada yang berhasil menjadi top skor sementara Liga 1 2019, yakni Alex Goncalves. Striker Persela Lamongan asal Brasil itu sukses memimpin daftar top skor sementara dengan koleksi 8 gol.

Namun tidak semua pemain asing berhasil menunjukkan tajinya di Liga 1 2019. Karena ada juga beberapa pemain impor yang gagal bersinar sehingga memaksanya untuk lebih sering menghangatkan bangku cadangan. Tentu saja hal ini sangat merugikan klub yang mengontraknya, karena harus mengeluarkan biaya mahal untuk pemain yang kualitasnya tidak sesuai dengan harapan. Karena hal itu lah para pemain asing yang sering dicadangkan oleh klubnya dianggap hanya makan gaji buta, seperti empat pemain yang berikut ini.

Pavel Smolyachenko (Arema FC)

Nama pertama adalah gelandang asing Arema FC asal Uzbekistan, Pavel Smolyachenko. Meskipun berstatus sebagai pemain asing, namun sampai sejauh ini Pavel baru mencatat 1 penampilan di Liga 1 2019. Satu-satunya penampilan Pavel adalah ketika membela Arema melawan tuan rumah Madura United, di mana pada laga itu sendiri tim Singo Edan harus menelan kekalahan dengan skor 1-0. Kala itu pelatih Arema, Milomir Seslija, terpaksa memainkan Pavel untuk menggantikan posisi Jayus Hariono yang harus absen karena akumulasi kartu.

Zah Rahan Krangar (Madura United)

Playmaker Madura United asal Liberia, Zah Rahan Krangar, menjadi pemain asing selanjutnya yang makan gaji buta di Liga 1 2019. Karena sampai sejauh ini Zah Rahan masih belum bisa dimainkan oleh Madura United karena menderita cedera parah dan memaksanya menepi selama putaran pertama Liga 1 2019 atau bahkan bisa lebih. Padahal dengan pengalaman dan skil yang dia miliki, Zah Rahan sempat diharapkan bisa menjadi pemain kunci Madura United di Liga 1 2019.

Mamadou Samassa (Persipura Jayapura)

Mamadou Samassa awalnya didatangkan oleh Persipura Jayapura dengan harapan bisa menjadi mesin gol di lini depan. Namun penampilan buruknya memaksa Samassa lebih sering menghangatkan bangku cadangan, dan hingga memasuki pekan ke-11 Liga 1 2019 pemain kelahiran Perancis itu hanya mampu mencatat 353 menit penampilan. Tentu saja jumlah itu sangat minim untuk ukuran pemain asing yang digaji lebih mahal dibandingkan dengan pemain lokal.

Eero Markkanen (PSM Makassar)

Yang terakhir adalah mantan striker Real Madrid asal Finlandia, Eero Markkanen, yang gagal bersinar bersama PSM Makassar. Sejauh ini Markkanen hanya diberi 3 kali kesempatan bermain oleh pelatih PSM, Darije Kalezic, dengan durasi total selama 111 menit. Hal yang sebenarnya sangat miris, mengingat Markkanen pernah bermain untuk Real Madrid Castilla di bawah asuhan Zinedine Zidane.

Untuk kamu yang ingin mencoba peruntungan, gak ada salahnya klik 988bet.org dan mainkan produk SBOBET. Dijamin kamu bakal ketagihan dengan bonus besar yang diberikan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *