Setelah menjalani proses yang panjang dan melelahkan, bek Persebaya Surabaya asal Brasil, Otavio Dutra, kini tinggal selangkah lagi menjadi WNI melalui jalur naturalisasi. Dengan menjadi WNI, tentu saja Dutra memiliki peluang yang cukup besar untuk membela Timnas Indonesia. Karena selain pengalamannya, kualitas dan postur tubuh Dutra yang sangat ideal sebagai seorang pemain belakang juga bisa memberikan kenyamanan tersendiri bagi lini belakang tim Garuda.

Jika Dutra benar-benar dipanggil untuk membela Timnas Indonesia, berikut adalah formasi tim Garuda di bawah arahan pelatih Simon McMenemy.

Formasi 4-3-3

Kiper: Andritany Ardhiyasa

Untuk posisi kiper nampaknya masih akan menjadi milik Andritany Ardhiyasa. Meskipun kini timnya, Persija Jakarta berada di papan bawah klasemen sementara Liga 1 2019, namun dia masih mampu menunjukkan penampilan apik dengan melakukan beberapa kali penyalamatan penting.

Belakang: Putu Gede (kanan), Hansamu Yama (tengah), Otavio Dutra (tengah), Ruben Sanadi (kiri)

Dalam formasi 4-3-3 tentu saja coach Simon akan menempatkan 4 pemain di lini pertahanan. Untuk pos bek tengah kemungkinan bakal diisi oleh Hansamu Yama Pranata dan Otavio Dutra. Jiwa kepemimpinan Hansamu ditambah dengan segudang pengalamannya memang sangat dibutuhkan untuk menjaga lini belakang. Perannya akan dibantu oleh Dutra dengan postur yang cukup ideal sebagai seorang pemain belakang. Keduanya juga cukup kuat dalam berduel dengan pemain lawan, baik kontak fisik atau pun ketika duel udara.

Sementara di pos bek kanan akan ditempati oleh pemain Bhayangkara FC, Putu Gede. Seangkatan dengan Hansamu, Putu Gede juga memiliki banyak pengalaman dan sejauh Liga 1 2019 ini dirinya berhasil menunjukkan penampilan yang cukup apik. Sementara di sisi bek kiri ada nama Ruben Sanadi yang juga memiliki kecepatan untuk naik membantu serangan.

Tengah: Evan Dimas (kanan), Zulfiandi (bertahan), Stefano Lilipaly (kiri)

Kemudian di lini tengah ada tiga pemain, di mana kemungkinan besar coach Simon akan menempatkan Zulfiandi sebagai gelandang bertahan. Sementara di sisi kanan ada nama Evan Dimas dan Stefano Lilipaly berada di sisi sebelah kiri.

Depan: Riko Simanjuntak (sayap kanan), Osvaldo Haay (sayap kiri), Beto Goncalves (striker tengah)

Ketika menangani klub, coach Simon memiliki kecenderungan untuk memasang striker yang bertubuh besar untuk menjadi target man. Dalam formasi kali ini peran itu kemungkinan bakal dimainkan oleh Beto Goncalves, dengan didukung oleh Riko Simanjuntak di sayap kanan dan Osvaldo Hay di sayap kiti. Baik Riko dan Osvaldo sama-sama memiliki kecepatan untuk menyisir sisi sayap.

Untuk kamu yang ingin mendapat lebih banyak kesempatan menang dalam bermain casino, langsung saja bermain di SBOBET dengan cara klik 988bet.net.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *