Ditolak Matthijs de Ligt, Barcelona Alihkan Perhatian ke Bek AC Milan

Sampai saat ini bek muda milik Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt masih menjadi primadona di bursa transfer musim panas 2019. Karena memang De Ligt berhasil menunjukkan penampilan yang mengesankan di lini belakang Ajax Amsterdam pada kompetisi musim 2018/19, bahkan di usia yang masih belia dirinya sudah ditunjuk menjadi kapten tim dan mampu mempersembahkan gelar juara Eredivisie dan Piala Belanda. Tidak hanya itu, dia juga mampu membawa timnya tampil impresif di Liga Champions Eropa dengan menyingkirkan beberapa klub mapan, sebelum akhirnya terhenti di babak semi-final oleh Tottenham Hotspur.

Matthijs de Ligt Tolak Barcelona

Performa apik yang ditunjukkan De Ligt membuatnya menjadi incaran banyak klub ternama dunia, salah satunya adalah Barcelona. Hanya saja kemudian negosiasi antara De Ligt dan Barcelona harus berlangsung alot, terutama setelah sang pemain menuntut gaji yang sangat tinggi dan tak mampu disanggupi oleh Blaugrana. Selain itu, De Ligt juga menyebut bahwa Barcelona tidak bisa memberinya jaminan bermain di tim utama pada musim depan. Oleh sebab itu kini De Ligt dikabarkan semakin dekat dengan klub raksasa Perancis, PSG, yang bersedia memenuhi permintaan gajinya dan memberi jaminan bermain di skuat utama musim depan.

Barcelona Mulai Incar Alessio Romagnoli

Menurut laporan dari Football Italia, kini Barcelona mulai menaruh perhatiannya pada bek AC Milan, Alessio Romagnoli. Untuk menunjukkan keseriusannya, Barcelona dikabarkan sudah menyiapkan beberapa strategi demi bisa mendatangkan Romagnoli ke Camp Nou pada musim panas 2019. Dari informasi yang beredar, kini Barcelona sudah menyiapkan uang sebesar 40 juta euro atau setara dengan 640 miliar rupiah ditambah dengan satu pemain.

Barcelona Tidak Mudah Mendatangkan Romagnoli

Meskipun sudah menyiapkan tawaran yang menggiurkan, namun Barcelona dipastikan tidak akan mudah untuk mendatangkan Romagnoli. Karena sebelumnya AC Milan sudah memastikan bahwa mereka tidak akan menjual sang pemain di bursa transfer musim panas 2019. Tidak hanya itu, kini kontrak Romagnoli bersama AC Milan juga masih menyisakan 3 tahun atau baru berakhir pada musim panas 2022.

Untuk kamu yang ingin mendapat lebih banyak keuntungan dari bermain judi online, langsung saja kunjungi 988Bet.asia dan buktikan sendiri keunggulannya.

3 Pemain Muda yang Bakal Bersinar Bersama Manchester United di Musim Depan

Prestasi Manchester United di musim 2018/19 bisa dibilang sangat mengenaskan. Berstatus sebagai tim tersukses di Inggris, Manchester United justru harus puasa gelar pada kompetisi musim kemarin. Tidak hanya itu, mereka juga dipastikan gagal lolos ke Liga Champions musim 2019/20 setelah di musim kemarin hanya mampu mengakhiri Liga Premier Inggris dengan berada di posisi ke-6 klasemen akhir. Dengan demikian Manchester United hanya bakal mengikuti Liga Europa yang tak lain adalah kompetisi kasta kedua antar klub Eropa.

Meskipun demikian, pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solksjaer masih harus bersyukur. Karena disamping performa buruk yang ditunjukkan tim besutannya, dirinya juga mendapat keuntungan dengan mulai berkembangnya para pemain muda di skuat The Red Devils. Berikut adalah 3 pemain muda yang diprediksi bakal bersinar bersama Manchester United di musim depan.

Scott McTominay

Hengkangnya Ander Herrera yang kontraknya telah berakhir dan rumor bakal perginya Paul Pogba ke Juventus berpeluang meninggalkan lubang di lini tengah Manchester United. Meskipun demikian, Manchester United tidak perlu risau karena mereka masih memiliki gelandang muda yang cukup menjanjikan, yakni Scott McTominay. Bakat dan kemampuan apik dari McTominay terlihat ketika dia dimainkan pada laga babak perempat-final Liga Champions Eropa 2018/19 melawan Barcelona. Selain piawai dalam membagi bola, McTominay juga cukup baik dalam bertahan menghadapi serangan dari pemain lawan.

Dean Henderson

Sebelumnya pasti tidak akan ada banyak yang mengenal Dean Henderson, sebelu, Sheffield United promosi ke Liga Premier Inggris 2019/20. Berstatus sebagai kiper pinjaman dari Manchester United, Henderson berhasil menunjukkan penampilan yang cukup apik di bawah mistar gawang Sheffield United. Di mana sepanjang musim lalu Henderson berhasil mencatat 21 clean sheet. Dengan penampilan apiknya tersebut, bukan tidak mungkin Henderson akan menjadi ancaman yang serius bagi David de Gea yang tengah mengalami penurunan performa.

Tahith Chong

Musim lalu lini depan Manchester United yang diisi oleh Alexis Sanchez, Jese Lingard, Marshus Rasford, dan Romelu Lukaku gagal menunjukkan penampilan yang mengesankan. Tumpulnya lini depan Manchester United juga bisa membuka opsi bagi Ole Gunnar Solksjaer untuk memberi kesempatan kepada Tahith Chong. Selain memiliki naluri mencetak gol yang cukup baik, Tahith juga memiliki kecepatan dan skill menggiring bola yang mumpuni. Untuk kamu yang hobi bermain Sbobet, langsung saja bergabung di 988Bet.asia.

Inilah 4 Pemain Sepak Bola Bersaudara Termahal di Dunia, Duo Hazard di Puncak

Klub-klub Eropa saat ini tengah mondar-mandir di bursa transfer musim panas 2019 demi mendatangkan pemain incarannya untuk memperkuat skuat mereka di musim 2019/20. Sejauh ini Real Madrid menjadi klub terboros di bursa transfer, setelah mereka menghabiskan dana sekitar 300 juta euro atau setara 4,8 triliun rupiah untuk mendatangkan lima pemain papan atas.

Sejauh ini Eden Hazard masih menjadi pemain termahal di bursa transfer musim panas 2019, setelah dirinya didatangkan Real Madrid dengan nilai transfer sebesar 100 juta euro atau setara 1,6 triliun rupiah. Selain itu, Hazard juga memiliki seorang saudara bernama Thorgan Hazard yang baru saja didatangkan Borussia Dortmund dari Borussia Monchengladbach dengan nilai transfer sekitar 30 juta euro atau setara 480 miliar rupiah. Dengan demikian, Hazard bersaudara resmi menjadi pemain bersaudara termahal di dunia.

Berikut Adalah Daftar 4 Pemain Termahal di Dunia

Pul dan Florentin Pogba

Di bawah duo Hazard sebagai pemain bersaudara termahal di dunia ada nama Pul dan Florentin Pogba. Karena Paul Pogba didatangkan Manchester United dari Juventus padan musim panas 2016 yang lalu dengan nilai transfer sebesar 105 juta euro. Sementara sang kakak, Florentin Pogba tak memiliki nasib mujur seperti sang adik, karena dirinya sempat menganggur sebelum akhirnya direkrut oleh klub MLS, Atalanta United. Aktivitas transfer terakhir yang melibatkan Florentin adalah ketika dirinya didatangkan CS Sedan dari Saint-Etienne dengan nilai transfer sebesar 500 ribu euro. Dengan demikian, duo Pogba kini memiliki nilai sebesar 105,5 juta euro atau setara 1,68 triliun rupiah.

Lucas dan Theo Hernandez

Lucas Hernadez baru saja menyelesaikan transfernya ke Bayern Munich dari Atletico Madrid dengan mahar sebesar 80 juta euro atau sekitar 1,28 triliun rupiah. Nilai transfer itu pun menjadikannya sebagai bek termahal kedua setelah Virgil van Dijk. Sementara sang adik, Theo Hernandez memiliki nilai sekitar 24 juta euro ketika didatangkan Real Madrid dari Real Sociedad pada tahun 2017 silam. Dengan demikian duo Hernadez kini bernilai 104 juta euro atau sekitar 1,66 triliun rupiah.

Gonzalo dan Federico Higuain

 

Gonzalo Higuain meninggalkan Napoli dan bergabung bersama Juventus pada musim panas 2016 dengan nilai transfer 90 juta euro. Tidak banyak yang tahu bahwa Higuain juga memiliki kakak yang berprofesi sebagai pemain sepak bola, yakni Federico Higuain. Saat ini Federico tengah membela klub MLS, Columbus Crew SC, yang mendatangkannya dengan mahar sebesar 530 ribu euro. Dengan demikian, duo Higuain kini memiliki nilai sebesar 90,5 juta euro atau 1,44 triliun rupiah.

Romelu dan Jordan Lukaku

Romelu Lukaku didatangkan Manchester United dari Everton pada musim panas 2017 dengan nilai transfer sebesar 84,7 juta euro. Setahun sebelum kepindahannya Romelu Lukaku, adiknya, Jordan Lukaku juga memutuskan untuk meninggalkan KV Oostende dan bergabung bersama Lazio dengan nilai transfer 4 juta euro. Kini duo Lukaku memiliki nilai transfer sebesar 88,7 juta euro atau sekitar 1,42 triliun rupiah.

Untuk kamu yang ingin mendapat keuntungan besar dalam bermain poker, langsung saja bergabung di 988BET dengan mengunjungi 988Bet.asia.

Piala AFC: Harga Dua Pemain PSM Setara dengan Seluruh Tim Becamex Binh Duong

Wakil Indonesia, PSM Makassar akan menjalani laga leg pertama babak semi-final Piala AFC 2019 zona ASEAN melawan wakil Vietnam, Becamex Binh Duong FC di Go Dau Stadium, Vietnam, Rabu (19/06) sore WIB. Meskipun harus bermain sebagai tim tamu, namun pada pertandingan kali ini PSM tetap lebih diunggulkan dari pada tim tuan rumah.

Selain karena statistik yang berbicara, kualitas pemain PSM juga bisa dibilang lebih unggul dari pada Becamex Binh Duong FC. Sehingga tim Juku Eja diprediksi setidaknya bisa menahan imbang Becamex Binh Duong FC, untuk memudahkan tugas mereka di laga leg kedua. Terlebih pada babak penyisihan grup PSM sama sekali tidak tersentuh oleh kekalahan termasuk di laga tandang, sementara Becamex Binh Duong FC justru harus menelan satu kali kekalahan pada babak penyisihan grup. Satu-satunya kekalahan yang diderita oleh Becamex Binh Duong FC pun terjadi di kandang mereka sendiri, yakni saat melawan wakil Filipina, Ceres-Negros.

Harga Dua Pemain PSM Setara dengan Seluruh Tim Becamex Binh Duong FC

Perbedaan kualitas yang dimiliki oleh PSM dan Becamex Binh Duong FC bisa tersirat dari harga pemain. Karena dilansir dari situs Transfermarkt, harga keseluruhan tim Becamex Binh Duong FC hanya mencapai angka 425 ribu euro atau setara dengan 6,8 miliar. Tentu saja itu adalah harga yang cukup murah, dan bahkan harga dua pemain termahal milik PSM sudah melampaui harga dari keseluruhan skuat mereka.

Karena seperti diketahui bahwa kini dua pemain termahal PSM disandang oleh Marc Klok dan Wiljan Pluim, yang di mana keduanya sama-sama bernilai 400 ribu euro. Jika dijumlahkan tentu saja harga dari keduanya sudah cukup untuk menebus harga keseluruhan skuat Becamex Binh Duong FC.

Akan tetapi harga skuat Becamex Binh Duong FC yang tercantum di laman Transfermarkt tidak bisa dijadikan sebagai acuan pasti. Karena pada situs tersebut ada beberapa pemain dari Becamex Binh Duong FC yang tidak diketahui nilai jualnya.

Untuk kamu yang ingin mendapat keuntungan besar dalam bermain casino atau poker, langsung saja bergabung di 988BET dengan klik 988Bet.asia.

Bukan Brasil Atau Argentina, Inilah Tim Favorit di Copa America 2019

Copa America 2019 kini tengah berlangsung di Brasil, di mana kejuaraan sepak bola terbesar di Amerika Latin itu akan digelar dari 15 Juni hingga 8 Juli 2019 mendatang. Kejuaraan ini sendiri diikuti oleh 12 negara peserta, termasuk dua negara undangan dari Asia, yakni Jepang dan Qatar yang tak lain adalah finalis Piala Asia 2019. Semua tim terbagi ke dalam 3 grup, yang masing-masing grup akan berisi 4 peserta.

Brasil dan Argentina Dianggap Tim Favorit

Pada Copa America 2019 kali ini Timnas Brasil dan Argentina disebut-sebut sebagai kandidat kuat juara. Selain sebagai tuan rumah kejuaraan, Brasil kini juga memiliki skuat yang bisa dibilang sangat mewah. Mereka memiliki banyak jajaran pemain termahal di dunia, salah satunya adalah Philippe Coutinho.

Kemudian ada juga striker spesialis false nine yang kini tengah naik daun bersama Liverpool, Roberto Firmino. Kemudian ada juga David Neres, striker muda yang berhasil tampil menggila bersama skuat Ajax Amsterdam di musim kompetisi 2018/19. Di sisi penjaga gawang tim Samba juga memiliki nama Alisson Becker, yang menjadi kiper terbaik dunia dan baru saja mengantarkan Liverpool juara Liga Champions Eropa bersama Firmino.

Sementara Argentina kini memiliki lini depan yang dianggap paling mematikan di turnamen, karena dihuni oleh Lionel Messi dan Sergio Aguero. Karena seperti yang sudah diketahui, Messi dan Aguero berhasil mencetak banyak gol untuk timnya masing-masing di kompetisi musim 2018/19. Bahkan Messi juga berstatus sebagai pemenangn penghargaan Sepatu Emas Eropa 2018/19 setelah mencetak 36 gol di La Liga bersama Barcelona.

Uruguay Adalah Tim Favorit Sesungguhnya di Copa America 2019

Namun jika dilihat lebih detail, tim unggulan di Copa America 2019 bukanlah Brasil atau pun Argentina. Terlebih Argentina juga baru saja dikalahkan oleh Kolombia dengan skor 0-2 pada pertandingan perdana Grup B. Kini Uruguay dianggap lebih berpeluang memenangkan Copa America 2019 ketimbang Brasil dan Argenina.

Hal itu tak lepas dari keberadaan pelatih Oscar Tabarez. Bersama Uruguay, Tabarez berhasil mempersembahkan banyak prestasi, termasuk juara Copa America 2011. Sebelumnya dia juga berhasil mengantarkan Uruguay menembus babak semi-final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Di Copa America 2019 ini dirinya juga berani memadukan para pemain muda seperti Rodrigo Bentancur dengan pemain kawakan seperti Luis Suarez, Edinson Cavani, serta Diego Godin. Untuk kamu yang hobi bermain judi online, bergabung saja di 988BET dengan mengunjungi 988Bet.com dan langsung dapatkan banyak keuntungannya.

Messi Tak Berdaya, Ini 3 Fakta Dibalik Kekalahan Argentina Melawan Kolombia

Timnas Argentina harus memulai Copa America 2019 dengan hasil yang sangat mengecewakan. Karena di laga perdana Grup B yang berlangsung di Fonte Nova Arena, Bahia, Brasil pada Minggu (16/06) pagi WIB, tim Tango harus mengakui keunggulan Kolombia dengan skor 0-2. Pada pertandingan itu dua gol Kolombia masing-masing dicetak oleh Roger Martinez menit ke-71 dan Duvan Zapata menit ke-86.

Sementara bintang dan kapten Argentina, Lionel Messi terlihat tak berkutik pada pertandingan tersebut. Meskipun beberapa kali berhasil melakukan aksi individu yang membahayakan gawang tim lawan, namun Messi tetap gagal menghindarkan timnya dari kekalahan melawan Kolombia. Selain itu masih ada 3 fakta menarik lainnya dibalik kekalahan Argentina atas Kolombia.

Kekalahan Pertama

Kekalahan melawan Kolombia merusak catatan apik Argentina di sepanjang gelaran Copa America. Karena ini adalah kekalahan perdana yang diderita oleh Argentina pada pertandingan pertama Copa America sejak tahun 1979 yang lalu. Pada edisi 1979 silam Argentina juga harus memulai kejuaraan dengan kekalahan melawan Bolivia dengan skor 2-1.

Lepas Kutukan

Selama ini Argentina adalah momok yang menakutkan bagi Kolombia. Karena sering kali Kolombia harus takluk saat melawan Argentina. Akan tetapi kemenangan pada pertandingan kali ini seakan membuat Kolombia lepas dari kutukan, dan mereka pun akhirnya bisa menang melawan Argentina. Ini adalah kemenangan perdana Kolombia atas Argentina sejak tahun 2007 yang lalu atau 12 tahun yang lalu.

Rekor Pelatih Kolombia

Kemenangan melawan Argentina menjadi catatan apik pelatih kepala Timnas Kolombia, Carlos Queiroz. Karena kemenangan itu dia dapatkan di laga resmi non persahabatan pertama bersama Kolombia. Di tangan Queiroz, Kolombia mampu mencatat 4 kemenangan dan hanya menelan satu kali kekalahan dari lima pertandingan terakhir. Menariknya, empat kemenangan yang diraih anak asuh Queiroz semuanya berakhir dengan catatan clean sheet, termasuk laga melawan Argentina. Sementara satu-satunya kekalahan yang dia raih adalah saat ditaklukkan Korea Selatan dengan skor 1-2 pada sebuah laga uji coba akhir Maret yang lalu.

Untuk kamu yang hobi bermain poker, langsung saja daftar Sbobet terpercaya hanya di 988Bet.net dan langsung dapatkan keuntungannya.

Inilah Starting XI Termahal Copa America 2019, Brasil Mendominasi

Copa America 2019 mulai dilangsungkan pada 15 Juni hingga 8 Juli 2019. Pada kejuaraan kali ini Brasil yang ditunjuk sebagai tuan rumah dipastikan tidak akan tampil dengan kekuatan terbaiknya. Karena mereka tidak akan diperkuat oleh pemain termahal dunia, Neymar, karena menderita cedera pada saat menjalani laga uji coba melawan Qatar awal Juni yang lalu.

Brasil Mendominasi Starting XI Termahal Copa America 2019

Meskipun tanpa kehadiran seorang Neymar, Brasil masih mendominasi starting XI termahal di Copa America 2019. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh Transfermarkt, juara Piala Dunia lima kali itu berhasil menempatkan 7 pemainnya dalam starting XI termahal, diikuti oleh Argentina dengan dua pemain, dan disusul oleh Uruguay serta Kolombia masing-masing dengan satu pemain.

Philippe Coutinho menjadi pemain termahal Brasil dengan nilai 90 juta euro atau setara dengan 1,4 triliun rupiah. Sementara Roberto Firmino dan Alisson Becker sama-sama berada di tempat kedua dengan nilai jual sebesar 80 juta euro atau setara 1,2 triliun rupiah. Sementara empat pemain Brasil lainnya yang masuk dalam daftar kali ini adalah Allan Marques, Arthur Melo, Alex Sandro, dan juga Marquinhos

Lionel Messi Pemain Termahal Copa America 2019

Sementara untuk pemain termahal di Copa America 2019 masih dipegang oleh kapten Timnas Argentina, Lionel Messi dengan nilai jual mencapai angka 150 juta euro atau setara 2,4 triliun rupiah. Selain Messi, Argentina juga menyumbang nama Paulo Dybala, di mana striker milik Juventus itu ditaksir memiliki nilai jual sebesar 85 juta euro atau setara 1,3 triliun rupiah.

Starting XI Termahal Copa America 2019

Kiper: Alisson Becker (80 juta euro)

Belakang: Alex Sandro (45 juta euro), Jose Gimenez (70 juta euro), Marquinhos (65 juta euro), Santiago Arias (18 juta euro)

Tengah: Allan Marques (60 juta euro), Arthur Melo (70 juta euro), Philippe Coutinho (90 juta euro), Paulo Dybala (85 juta euro), Lionel Messi (150 juta euro)

Depan: Roberto Firmino (80 juta euro)

Untuk kamu yang ingin mendapat lebih banyak keuntungan dalam bermain poker online, langsung saja bergabung di 988BET dan kunjungi 988Bet.net.

3 Fakta Aneh Vanuatu, Calon Lawan Uji Coba Timnas Indonesia

Timnas Indonesia akan menjalani laga uji coba internasional melawan Timnas Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/06) malam mulai pukul 18:30 WIB. Laga uji coba ini sendiri digelar sebagai rangkaian pertandingan internasional di FIFA Matchday periode Juni 2019.

Banyak yang tidak mengenal Vanuatu, negara kecil yang terletak di samudra Pasifik. Meskipun namanya tak banyak dikenal, namun Vanuatu memiliki tim yang cukup berkualitas, di maan kini mereka menempati posisi ke-166 ranking FIFA. Mereka hanya kalah 6 tingkat dari Indonesia yang kini berada di posisi ke-160. Selain itu, masih ada 3 fakta unik lainnya mengenai Vanuatu seperti ulasan yang berikut ini.

Pernah Bantai Tim Lawan 46-0

Timnas Vanuatu U-23 pernah menang telak atas lawannya dengan skor 46-0 saat melawan Mikronesia U-23 di turnamen Pacific Games 2015 yang berlangsung di ibu kota Papua Nugini, Port Moresby. Sekedar diketahui, Pacific Games 2015 sendiri adalah sebuah turnamen yang dilangsungkan sebagai ajang kualifikasi negara Oceania untuk bisa berlaga di Olimpiade Rio 2016 yang lalu.

Seri Lawan 9 Pemain

Sebelum melawan Indonesia, Vanuatu berhasil keluar sebagai pemenangan dalam uji coba segitiga melawan Fiji dan Tahiti. Pada laga uji coba berlabeh FIFA Matchday itu Vanuatu berhasil meraih satu kali kemenangan dan satu kali hasil imbang, masing-masing dengan mengalahkan Haiti 2-0 dan imbang 0-0 melawan Fiji. Menariknya pada pertandingan melawan Fiji, Vanuatu hanya bermain melawan 9 pemain dan mereka tidak mampu memenangkan pertandingan tersebut.

Buka Lowongan Pelatih

Vanuatu sendiri kini dilatih oleh seorang pelatih bernama Paul Munster yang masih berusia 35 tahun. Federasi sepak bola Vanuatu, VFF, mengumumkan Paul sebagai pelatih baru pada Februari 2019 yang lalu setelah menyeleksi sekitar 100 lamaran yang masuk.

“Butuh beberapa bukan dan lebih dari seratus pelamar. Akhirnya pelatih Paul Munster datang. Dia berasal dari Swedia dan juga Irlandia, usianya 35 tahun,” tulis di laman resmi VFF.

Untuk kamu yang hobi bermain judi online, langsung saja bergabung di 988Bet dan daftarkan dirimu hanya di 988Bet.asia.

Resmi: Ini Jadwal Pekan Perdana Liga Premier Inggris, Langsung Diwarnai Duel Big Match

Liga Premier Inggris sudah menyelesaikan kompetisi musim 2018/19 pada pertengahan Mei yang lalu. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris ini pun berhasil dimenangkan oleh Manchester City dengan koleksi 98 poin, unggul 1 poin dari pesiang terdekatnya, Liverpool yang berada di posisi kedua klasemen akhir. Tak berselang lama setelah berakhiri musim 2018/19 atau pada Kamis (13/06), situs resmi Liga Premier Inggris pun langsung merilis jadwal pekan perdana kompetisi musim 2019/20 mendatang.

Hasilnya diketahui bahwa Liverpool akan menjalani laga perdana dengan melawan tim promosi, Norwich City di Anfield pada Jum’at (09/08/19). Sedangkan Manchester City akan melawan West Ham United di London Stadium pada keesokan harinya. Tak menunggu waktu lama, duel bertajuk big match pun langsung tersaji di pekan perdana Liga Premier Inggris, di mana Manchester United akan melawan Chelsea di Old Trafford pada Minggu (11/08/19).

Sementara itu, jadwal yang dikeluarkan oleh situs resmi Liga Premier Inggris juga seakan membantah kabar sebelumnya bahwa laga pekan perdana sudah bocor ke internet beberapa hari sebelum dirilis. Karena berdasarkan bocoran jadwal yang tersebar di dunia maya, pada laga pekan perdana Tottenham Hotspur akan melawan Norwich City. Sementara jadwal pertandingan lainnya juga tidak sesuai dengan jadwal yang secara resmi telah dirilis oleh pihak Liga Premier Inggris.

Berikut Adalah Jadwal Resmi Pekan Perdana Liga Premier Inggris Waktu Inggris

Jumat, 9 Agustus 2019

20:00 Liverpool v Norwich City

Sabtu, 10 Agustus 2019

12:30 West Ham v Man City

12:30 AFC Bournemouth v Sheffield United

12:30 Burnley v Southampton

12:30Crystal Palace v Everton

12:30 Leicester City v Wolves

12:30 Watford v Brighton

17:30 Spurs v Aston Villa

Minggu, 11 Agustus 2019

14:00 Newcastle United v Arsenal

16:30 Man Utd v Chelsea

Bagaimana, sudah memiliki tim unggulan di Liga Premier Inggris 2019/20? Kalau belum, tidak ada salahnuya kamu terus update informasi seputar Liga Premier Inggris sembari bermain poker di 988Bet dan mendaftarkan diri di 988Poker.me. Dijamin kamu akan mendapat banyak keuntungan dan bonus yang besar, jadi jangan lama-lama dan tunggu apa lagi, langsung daftarkan dirimu.

Daftar Atlet Terkaya di Dunia, Messi Lebih Tajir dari 3 Pemimpin Negara

Siapa yang tidak kenal dengan pemain bintang milik Barcelona bernama Lionel Messi? Dengan prestasi dan skilnya yang luar biasa di atas lapangan, saya rasa semua pecinta sepak bola pasti mengenal sosok yang satu ini. Tidak hanya itu, Messi juga dikenal sebagai salah satu atlet terkaya di dunia. Karena selain mendapat upah yang besar dari Barcelona, pemain asal Argentina tersebut juga mendapat kontrak jutaan euro dari beberapa brand ternama dunia.

Jadi gak heran kalau saat ini Messi disebut sebagai atlet yang paling tajir melintir, karena kabarnya dalam satu tahun terakhir ia berhasil mendapat pemasukan sebesar 127 juta US dollar atau sekitar 1,8 triliun rupiah. Dengan angka tersebut, jelas bahwa pendapatan Messi jauh lebih besar dari presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang hanya dibayar sebesar 369 ribu US dollar atau sekitar 5,2 miliar rupiah per tahun. Messi juga jauh lebih tajir jika dibanding dengan kanselir Jerman, Angle Merkel, yang mendapat upah sebesar 369 ribu US dollar atau 5,2 miliar rupiah per tahun. Tidak hanya itu, upah Messi juga masih jauh mengungguli raja Spanyol, Felipe VI, yang bergaji sekitar 292 ribu euro atau 4,7 miliar rupiah per tahun.

Selain Messi, masih banyak atlet sepak bola ternama lainya yang masuk dalam daftar 10 atlet terkaya di dunia. Hal ini pun semakin menegaskan bahwa sepak bola bisa menjadi profesi yang sangat menjanjikan di masa depan.

Berikut Adalah 10 Atlet Terkaya di Dunia Versi Forbes 2019

  1. Lionel Messi (sepak bola) – 127 juta dolar
  2. Cristiano Ronaldo (sepak bola) – 109 juta dolar
  3. Neymar (sepak bola) – 105 juta dolar
  4. Canelo Alvarez (tinju) 94 juta dolar
  5. Roger Federer (tenis) – 93,4 juta dolar
  6. Russell Wilson (futbol) – 89,5 juta dolar
  7. Aaron Rodgers (futbol) 89,3 juta dolar
  8. LeBron James (basket) – 89 juta dolar
  9. Stephen Curry (basket) – 79,8 juta dolar
  10. Kevin Durant (basket) – 65,4 juta dolar

Jika tak bisa menjadi sosok seperti Messi, setidaknya kamu masih bisa mendapat banyak keuntungan dengan bermain Poker di 988Sport.net.