Tambah Peta Persaingan, India Berencana Ikut Piala AFF?

Timnas India dikabarkan berencana bergabung bersama federasi sepak bola Asia Tenggara, AFF, setelah mereka mengikuti turnamen King’S Cup 2019 di Thailand. Pada turnamen itu sendiri India berhasil menjadi juara ketiga, setelah di pertandingan perebutan tempat ketiga berhasil mengalahkan tuan rumah Thailand dengan skor 1-0. Hasil ini seakan mengulangi keberhasilan India di Piala Asia 2019, di mana kala itu mereka juga sukses mengalahkan Thailand dengan skor 4-1.

Rumor itu pun langsung menjadi perbincangan hangat warganet. Banyak yang mendukung keinginan India untuk bergabung bersama AFF, namun ada juga yang menolak rencana tersebut. Untuk saat ini India bergabung bersama federasi sepak bola Asia Selatan, SAFF, yang juga setiap dua tahun sekali mereka menggelar turnamen layaknya Piala AFF. Pada gelaran tersebut India berhasil keluar sebagai negara dengan jumlah trofi terbanyak, yakni sebanyak 7 gelar juara. Bagi kamu yang ingin meraih banyak keuntungan dalam permainan Poker, langsung saja kunjungi 988Sport.net.

Kehadiran India Bisa Sulitkan Indonesia

Jika memang rumor tersebut terealisasikan, tentunya kehadiran India di Piala AFF dipastikan akan semakin menyulitkan Timnas Indonesia untuk menjuarai kompetisi tersebut. Karena India bisa dibilang sebagai salah satu raksasa Asia, di mana mereka kini duduk di ranking 101 FIFA. Tanpa kehadiran India pun Indonesia masih kesulitan menjuarai Piala AFF, di mana prestasi paling mentok dari tim Garuda adalah menjadi runner-up.

Australia Telah Mendahulu India untuk Bergabung ke AFF

Sebelum India, Australia telah terlebih dahulu bergabung ke AFF pada tahun 2013 yang lalu. Bahkan kabar terbaru menyebutkan apabila tim berjuluk The Socceroos itu berencana untuk mengikuti Piala AFF 2020 mendatang. Keinginan itu sebenarnya tak lepas dari ambisi Australia untuk mengeruk keuntungan sebanyak mungkin dari Piala AFF, karena menurut informasi ajang tersebut sangat diminati banyak pecinta sepak bola. Pada gelaran Piala AFF 2018 yang lalu rata-rata setiap pertandingan disaksikan oleh 29 ribu penonton.

Jika memang Australia ikut Piala AFF, hal ini dipastikan akan menambah peta persaingan dan bakal semakin menyulitkan Indonesia. Karena seperti diketahui, Australia adalah tim langganan Piala Dunia dan kini berada di posisi ke-41 FIFA, sementara Indonesia hanya duduk di posisi ke-159.

Demi Dua Bintang Leicester City, Manchester United Siap Keluarkan 2,4 Triliun Rupiah

Manchester United harus menjalani musim 2018/19 dengan performa yang sangat memprihatikan. Dengan nama besar yang mereka miliki, Manchester United dipastikan harus puasa gelar setelah gagal memenangkan satu pun kejuaraan yang mereka ikuti. Di Liga Premier Inggris mereka hanya mampu mengakhiri kompetisi dengan berada di posisi ke-6 dan dipastikan gagal bermain di Liga Champions Eropa musim 2019/20, dan hanya bermain di Liga Europa musim depan.

Oleh sebab itu, pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solksjaer dikabarkan akan merombak skuatnya pada bursa transfer musim panas 2019 kali ini. Ole pun diklaim akan mendatangkan lima pemain baru ke Old Trafford demi menunjang penampilan timnya di musim depan. Untuk kamu yang ingin untung terus dalam permainan Joker123, jangan lupa untuk kunjungi Riropalace.net.

Manchester United Ingin Datangkan Dua Bintang Leicester City

Dari informasi tebaru, Manchester United dikabarkan tertarik untuk mendatangkan dua pemain andalan Leicester City, yakni James Maddison dan Harry Maguire. Karena memang kedua pemain tersebut berhasil menunjukkan penampilan yang mengesankan di musim 2018/19.

Maddison yang beroperasi di lini tengah bisa dibilang cukup produktif, di mana dirinya berhasil mencatat 36 penampilan di Liga Premier Inggris dengan mencetak 7 gol dan menyumbang 7 assists. Hanya saja Manchester United tidak akan sendiri dalam perburuan Maddison, karena mereka masih harus bersaing dengan Liverpool, Arsenal, dan Tottenham Hotspur yang dikabarkan tertarik untuk mendatangkannya. Sementara Maguire juga sukses tampil menawan di musim lalu, dirinya yang beropersi di jantung pertahanan berhasil mencatat 31 penampilan di Liga Premier Inggris dan mencetak 3 gol.

Manchester United Siap Keluarkan 2,4 Trilun Rupiah

Demi mewujudkan ambisinya untuk memboyong Maddison dan Maguire, Manchester United diklaim siap mengeluarkan uang sebesar 2,4 triliun rupiah. Karena Leicester City memagari Maddison dengan harga sebesar 60 juta euro atau setara 970 miliar rupiah dan Maguire dengan harga 75 juta pounds atau setara 1,2 triliun rupiah. Mahalnya harga yang dipatok oleh Leicester City memang terbilang wajar, karena memang keduanya berhasil menunjukkan penampilan yang mengesankan dan memiliki kualitas di atas rata-rata pemain lainnya.

Prediksi Brasil vs Honduras, Saatnya Coba Formasi Tanpa Neymar

FIFA Matchday periode Juni ini akan kembali menyuguhkan pertandingan seru, salah satunya adalah laga uji coba yang mempertemukan antara Timnas Brasil melawan Honduras di Estadion Jose Pinheiro Borda, Brasil, Senin (10/06/19) dini hari mulai pukul 02:00 WIB. Ini akan menjadi laga penting bagi pelatih Brasil, Tite, untuk mencoba formasi tanpa kehadiran Neymar untuk kemudian dia terapkan di Copa America 2019.

Brasil

Brasil dipastikan akan kehilangan bintang andalannya, Neymar, karena menderita cedera di laga terakhir melawan Qatar dalam sebuah pertandingan uji coba. Kehilangan Neymar tentunya menjadi suatu kabar yang sangat berat bagi Brasil, mengingat pemain PSG itu selalu menjadi tumpuan di lini depan tim Samba. Oleh sebab itu, laga uji coba melawan Honduras bisa dijadikan sebagai momen yang pas untuk mengotak-atik formasi tanpa kehadiran Neymar di skuat.

Selain hanya berstatus laga uji coba, di atas kertas Brasil juga bisa dibilang lebih unggul ketimbang Honduras, sehingga mereka tidak perlu khawatir akan menjadi bulan-bulanan tim tamu ketika harus mencoba formasi baru. Berdasarkan head to head, Brasil jauh lebih unggul ketimbang Honduras, di mana juara Piala Dunia lima kali itu berhasil meraih 4 kali kemenangan dan hanya menelan 1 kali kekalahan dari lima pertandingan terakhir.

Pada pertandingan ini pemain yang diprediksi bakal menjadi sorotan di tubuh Timnas Brasil adalah pemain milik Everton, Richarlison. Karena di laga uji coba terakhir melawan Qatar dirinya mampu tampil apik dengan mencetak 1 gol dan menyumbang 1 assists, dan mengantarkan Brasil menang dengan skor 2-0. Selain itu, di Liga Premier Inggris ia juga berhasil tampil menawan dengan mencetak 13 gol dan menyumbang 2 assists untuk Everton.

Honduras

Melihat secara kualitas bisa dibilang Honduras tidak terlalu diunggulkan pada pertandingan kali ini. Bahkan untuk meraih minimal hasil seri tentunya akan sangat berat untuk diwujudkan oleh para pemain Honduras. Karena selain kalah kualitas, pada laga nanti mereka juga dipastikan akan mendapat tekanan dari suporter Brasil yang memadati stadion.

Jelang pertandingan kali ini Honduras pun tidak memiliki hasil yang apik di beberapa pertandingan terakhir, di mana pada laga terakhir mereka hanya mampu bermain dengan skor 1-1 melawan Paraguay. Meskipun demikian, Honduras bukan berarti tanpa peluang meraih kemenangan, karena mereka tetap memiliki kesempatan untuk mempermalukan Brasil dengan catatan semua pemain bermain disiplin dan menunjukkan penampilan terbaiknya.

Jika di Brasil ada Richarlison, di Honduras ada nama Alexander Lopez yang kemungkinan besar akan menjadi sorotan pada laga kali ini. Karena bisa dibilang kualitas permainan Honduras akan sangat ditentukan oleh penampilan Lopez, di mana pada laga nanti dia kemungkinan besar akan ditempatkan sebagai playmaker.

Untuk kamu yang ingin akrab dengan kemenangan dalam permainan poker online, casino, sbobet, atau di bursa taruhan, langsung saja kunjungi Beosjapan.com dan pantengin terus Pricla856.net.

Head to Head Brasil vs Honduras

14/01/96 Brasil 5 – 0 Honduras

24/07/01 Honduras 2 – 0 Brasil

15/07/03 Brasil 2 – 1 Honduras

17/11/13 Honduras 0 – 5 Brasil

11/06/15 Brasil 1 – 0 Honduras

Lima Pertandingan Terakhir Brasil

17/11/18 Brasil 1 – 0 Uruguay

21/11/18 Brasil 1 – 0 Kamerun

24/03/19 Brasil 1 – 1 Panama

27/03/19 Republik Ceko 1 – 3 Brasil

06/06/19 Brasil 2 – 0 Qatar

Lima Pertandingan Terakhir Honduras

11/10/18 UAE 1 – 1 Honduras

17/11/18 Honduras 1 – 0 Panama

21/11/18 Chile 4 – 1 Honduras

27/03/19 Honduras 0 – 0 Ekuador

06/06/19 Paraguay 1 – 1 Honduras

Lima Prediksi Line Up Brasil vs Honduras

Brasil: Becker; Dani Alves, Miranda, Marquinhos, Filipe Luis; Casemiro, Arthur; Richarlison, Philippe Coutinho, Willian, Gabriel Jesus.

Honduras: L. Lopez; Izaguirre, M. Figueroa, H. Figueroa, Beckeles; M. Chirinos, A. Lopez, R. Rivas, Garrido; R. Rojas, Elis.

Prediksi Skor Brasil vs Honduras: 3-0

5 Pesepakbola Cantik yang Siap Meramaikan Piala Dunia Wanita 2019

Tahun ini FIFA memiliki agenda yang cukup menarik untuk disimak, yakni gelaran Piala Dunia Wanita 2019 yang diselenggarakan di Perancis mulai 7 Juni hingga 7 Juli mendatang. Selain skil para pemain, ada hal lain yang dinanti dari gelaran Piala Dunia Wanita 2019, apa lagi kalau bukan soal paras cantik para pemainnya. Karena meskipun profesi mereka seorang atlet sepak bola, namun banyak pemain yang berlaga memiliki paras cantik bagaikan seorang model. Berikut adalah 5 pesepakbola cantik yang aksinya dinantikan di Piala Dunia Wanita 2019.

Dzsenifer Marozsán (Jerman)

Nama pertama adalah Dzsenifer Marozsán, pesepakbola cantik yang akan membela Timnas Wanita Jerman. Sosoknya yang cantik ditambah dengan kemampuannya mengolah si kulit bundar dijamin akan menjadi pusat perhatian suporter pria. Dzsenifer sendiri adalah sosok gelandang yang cukup produktif, di mana dirinya mampu mencetak 32 gol dari 92 penampilannya bersama tim Der Panzer.

Janine Beckie (Kanada)

Selanjutnya ada pemain cantik milik Timnas Wanita Kanada, Janine Beckie. Dengan wajah yang manis dan rambut berwarna pirang, Janine dipastikan akan menjadi pusat perhatian pria pada gelaran Piala Dunia Wanita 2019. Selain cantik, Janine juga memiliki insting yang cukup tinggi dengan mencetak 25 gol dari 56 penampilannya bersama Timnas Wanita Kanada.

Eugénie Le Sommer (Prancis)

Kemudian ada nama bomber milik Timnas Wanita Perancis, Eugénie Le Sommer, yang memiliki paras cantik dengan mata indah dan rambut pirang yang menggoda. Selain cantik, Le Sommer juga cukup tajam di lini depan, di mana dia mampu mencetak 74 gol dari 159 penampilannya bersama Perancis.

Marta (Brasil)

Brasil memang gudangnya para wanita cantik, di Timnas Wanita Brasil pun ada nama Marta yang memiliki paras cantik dan tubuh yang atletis. Meskipun sudah berusia 33 tahun, namun Marta tetap memiliki wajah yang cantik dan skill yang tak pernah memudar. Bersama Brasil, pemain wanita langganan Ballon d’Or ini mampu mencetak 110 gol dari 133 penampilannya.

Alex Morgan (Amerika Serikat)

Yang terakhir adalah bomber Timnas Wanita Amerika Serikat, Alex Morgan. Selain cantik, dirinya juga tajam di lini depan dan hal itu sudah dibuktikan dengan torehan 101 gol untuk Amerika Serikat.

Terus update informasi seputar berita dan prediksi sepakbola hanya di Pricla856.net. Bagi kamu yang ingin bermain poker online dan mendapat keuntungan yang lebih besar, langsung saja klik Beosjapan.com.

Inilah 3 Calon Bek Termahal di Bursa Transfer Musim Panas 2019

Bursa transfer musim panas 2019 belum sepenuhnya dibuka, karena tercatat hanya Liga Premier Inggris yang sudah mengizinkan klub-klub peserta untuk jual beli pemain pada musim panas ini. Meskipun demikian, ada beberapa klub Eropa yang sudah berhasil mencapai kata sepakat dengan pemain incarannya seperti halnya Real Madrid yang sukses mendapatkan tanda tangan Luka Jovic dan Barcelona yang berhasil merekrut Frankie de Jong. Keduanya didatangkan dengan nilai yang cukup mahal, bahkan ada yang menyentuh angka 1 triliun rupiah.

Sementara itu, bursa transfer musim panas tahun ini memang nampaknya akan diwarnai oleh jual beli pemain dalam jumlah transfer yang cukup fantastis. Hal itu karena banyak pemain dengan nilai jual tinggi yang dikabarkan bakal pindah klub pada musim panas 2019 kali ini. Tingginya nilai transfer bahkan tidak hanya disandang oleh para pemain depan, karena ada pemain bertahan yang juga diperkirakan bakal pindah klub pada musim panas ini dengan nilai transfer yang sangat fantastis. Nah, berikut adalah 3 calon bek termahal di bursa transfer musim panas 2019.

Samuel Umtiti

Pada musim perdananya di Barcelona, Samuel Umtiti langsung menjadi andalan di lini belakang. Hanya saja kemudian Umtiti sering mengalami cedera dan membuat posisinya berhasil direbut oleh Clement Lenglet. Meskipun demikian, Umtiti nampaknya tidak kehilangan peminat, karena beberapa klub papan atas Eropa seperti Arsenal, Juventus, dan Manchester United tertarik untuk mendatangkannya. Bahkan mereka diklaim sanggup untuk menebus nilai transfernya yang berjumlah 80 juta euro atau setara 1,27 triliun rupiah.

Matthijs de Ligt

Di usia yang masih menyentuh angka 19 tahun, Matthijs de Ligt berhasil memimpin Ajax Amsterdam melaju hingga ke babak semi-final Liga Champions Eropa. Tidak hanya itu, De Ligt juga mampu mengantarkan Ajax Amsterdam juara Piala Belanda dan Eredivisie. Oleh sebab itu, bukan hal yang mengherankan bahwa De Ligt menjadi incaran banyak klub elit pada musim panas kali ini, meskipun dia memiliki nilai jual yang cukup tinggi hingga menyentuh angka 100 juta euro atau 1,59 triliun rupiah. Barcelona, Juventus, dan Manchester United pun dikabarkan tertarik untuk mendatangkannya.

Kalidou Koulibaly

Yang terakhir adalah bek andalan Napoli, Kalidou Koulibaly. Sejak musim panas tahun lalu Koulibaly memang telah menjadi incaran banyak klub papan atas Eropa. Pada musim ini kabarnya dia menjadi incaran Manchester United, yang siap menawarnya dengan nilai transfer sebesar 110 juta euro atau setara 1,75 triliun rupiah. Untuk kamu yang ingin bermain IDN Live, langsung saja klik 988Sport.net dan dapatkan banyak keuntungannya. Sudah terbukti dan teruji sangat menguntungkan.

Nyesek, Ini Pernyataan Coutinho Sebelum Pindah ke Barcelona

Pemain asal brasil, Philippe Coutinho memutuskan untuk hengkang meninggalkan Liverpool pada bursa transfer musim dingin 2018 yang lalu. Kala itu Coutinho memutuskan untuk menerima pinangan Barcelona dengan mahar sebesar 145 juta euro atau setara 2,3 triliun rupiah. Kepindahannya kala itu menyisakan luka bagi pendukung Liverpool, karena saat itu Coutinho adalah pemain andalan tim yang bermarkas di Anfield tersebut

Alasan Philippe Coutinho Pindah ke Barcelona

Sesaat sebelum menandatangani kontrak bersama Barcelona, Coutinho pun mengungkapkan alasannya untuk memilih hengkang dan menuju ke Catalan. Dia mengatakan bahwa kepindahannya kali ini murni karena ambisinya ingin memenangkan banyak gelar juara bersama Barcelona, terutama Liga Champions Eropa.

“Semua orang tahu bahwa saya ingin pergi ke Barcelona. Saya ingin memenangkan trofi besar bersama mereka. Itulah alasan kenapa saya akhirnya memutuskan untuk menandatangani kontrak bersama Barcelona,” kata Coutinho.

“Saya ingin memenangkan pertandingan sebanyak mungkin. Saya pun ingin menikmati waktu saya dengan bermain bersama Leo (Lionel Messi) serta (Andres) Iniesta. Mereka seperti idola bagi saya,” pungkasnya.

Coutinho Dipastikan Menyesal Pindah ke Barcelona

Akan tetapi harapan Coutinho untuk memenangkan gelar juara Liga Champions bersama Barcelona belum juga terwujud. Bahkan yang lebih mengenaskannya lagi Barcelona harus tersingkir di babak semi-final oleh Liverpool, tim yang dia tinggalkan.

Pada kala itu Barcelona sebenarnya lebih diunggulkan untuk melaju ke babak final setelah berhasil menang dengan skor telak 3-0 di laga leg pertama. Namun diluar dugaan Liverpool mampu bangkit pada pertandingan leg kedua yang digelar di Anfield dan menang dengan skor 4-0. Pada pertandingan itu sendiri Coutinho yang dimainkan hingga menit ke-60 tak berkutik menghadapi ketatnya lini pertahanan Liverpool, hingga kemudian akhirnya dia digantikan oleh Nelson Semedo.

Lolos ke babak final, Liverpool kembali berhasil melanjutkan permainan apiknya dengan mengalahkan Tottenham Hotspur 0-2. Tim besutan Jurgen Klopp itu pun berhasil meraih gelar juara Liga Champions untuk yang keenam kalinya sepanjang sejarah.

Coutinho pun dianggap telah melakukan blunder, karena meninggalkan Liverpool yang justru berhasil menjuarai Liga Champions. Padahal demi meraih gelar itu dirinya rela hengkang dan bergabung bersama Barcelona. Kalau kamu gak ingin mengalami nasib yang serupa seperti Coutinho dalam bermain Play1628, segera daftarkan dirimu di Jinsonghanmei.net.

Liverpool Juara, Ini Rapor Pemain dari Kedua Finalis Liga Champions

Liverpool dipastikan menjadi juara Liga Champions musim 2018/19 setelah di laga final sukses menumbangkan perlawanan Tottenham Hotspur dengan skor 0-2 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Minggu (02/06) dini hari WIB. Pada pertandingan itu Mohamed Salah mencetak gol cepat untuk Liverpool di menit ke-2 melaui titik putih, setelah Moussa Sissoko melakukan handball di dalam kotak penalti. Sementara gol kedua Liverpool dicetak oleh Divock Origi melalui tendangan keras menyusur tanah pada menit ke-87.

Tottenham Hotspur Tunjukkan Penampilan Atraktif

Meskipun harus menelan kekalahan, namun para pemain Tottenham Hotspur berhasil menunjukkan penampilan yang atraktif. Anak asuh Mauricio Pochettino itu juga berhasil menguasai jalannya pertandingan dengan mencatat 65 persen penguasaan bola. Keberhasilan Tottenham Hotspur mendominasi pertandingan tidak lepas dari Harry Winks yang menunjukkan penampilan solid di lini tengah.

Sementara di lini depan, barisan striker Tottenham Hotspur juga memiliki banyak peluang untuk mencetak gol. Son Heung-min yang tampil 90 menit berhasil mencatat 3 tembakan ker arah gawang, sementara Dele Alli dan Harry Kane masing-masing mencatat 1 shot on target. Meskipun memiliki banyak peluang, namun tidak ada satu pun gol yang mampu dicetak oleh para pemain Tottenham Hotspur.

Rapor Pemain Tottenham Hotspur

Hugo Lloris – 6

Kieran Trippier – 6

Toby Alderweireld – 6

Jan Vertonghen – 6

Moussa Sissoko – 5

Danny Rose – 7,5

Harry Winks – 7,5

Christian Eriksen – 6

Son Heung-min – 7

Dele Alli – 6

Harry Kane – 6

Lucas Moura – 6

Eric Dier – 6

Fernando Llorente – tidak cukup waktu bermain untuk dinilai

Liverpool Andalkan Serangan Balik

Unggul cepat di babak pertama membuat Liverpool merubah strategi. Anak asuh Jurgen Klopp yang biasanya memainkan umpan dari kaki ke kaki harus rela bermain bertahan demi menjaga keunggulan, sembari sesekali melancarkan serangan balik.

Pada laga dini hari tadi lini belakang menjadi senjata Liverpool untuk memenangkan pertandingan. Kiper asal Brasil, Alisson Becker layak menjadi man of the match setelah menunjukkan penampilan yang kokoh dengan melakukan 8 penyelamatan di sepanjang pertandingan. Dari banyak penyelamatan yang dia lakukan, yang paling krusial adalah saat dirinya menahan tendangan jarak jauh dari Heung-min pada menit ke-80 dan tendangan bebas dari Christian Eriksen menit ke-85.

Sementara dua bek sayap Liverpool, Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson seperti biasanya di mana mereka rajin mengirimkan umpan-umpan manja untuk barisan penyerang. Hanya saja pada pertandingan kali ini kelincahan Roberto Firmino tidak terlihat, sehingga membuatnya harus digantikan oleh Origi.

Rapor Pemain Liverpool

Alisson Becker – 9

Trent Alexander-Arnold – 8

Joel Matip – 7

Virgil van Dijk – 7

Andy Robertson – 8

Fabinho – 6

Jordan Henderson – 6

Georginio Wijnaldum – 5

Sadio Mane – 8

Mohamed Salah – 7

Roberto Firmino – 5

Divock Origi – 8

James Milner – 7

Untuk kamu yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai sepak bola, prediksi, dan permainan Play1628, langsung saja kunjungi Jingsonghanmei.net dan dapatkan banyak keuntungannya.

Mirip Elisa Basna, 3 Pemain Ini Pernah Lakukan Pelanggaran Mematikan

Laga pekan ke-3 Liga 1 2019 yang mempertemukan antara Persebaya Surabaya melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (30/05) menyisakan catatan kelam. Karena pada pertandingan itu gelandang Persebaya asal Papua, Elsa Basna terlihat dengan sengaja melakukan pelanggaran yang mengerikan pada pemain PSIS, Fredyan Wahyu. Ya, Bansa terlihat menginjak perut Fredyan, yang di mana pelanggaran ini sangat membahayakan keselamatan dari sang pemain tersebut. Bukan bermaksud mengada-ngada, karena memang sejauh ini sudah ada 2 pemain sepak bola Indonesia yang meninggal akibat terjangan di bagian perut, yakni Jumadi Abdi dan Akli Fairuz.

Akan tetapi Basna bukan satu-satunya pemain sepak bola yang pernah melakukan pelanggaran keras yang mematikan. Karena di pentas dunia juga ada beberapa pemain sepak bola yang pernah melakukan pelanggaran mematikan ke pemain lawan, berikut adalah lengkapnya.

Tendangan Karate Nigel de Jong ke Dada Xabi Alonso

Pertama adalah pelanggaran yang melibatkan pemain Belanda, Nigel de Jong dengan gelandang Spanyol, Xabi Alonso di final Piala Dunia 2010. Pada pertandingan itu De Jong terlihat dengan jelas sengaja menendang bagian dada Alonso dengan telapak kakinya. Meskipun membahayakan, namun wasit Howard Webb yang memimpin jalannya pertandingan hanya memberikannya hukuman kartu kuning. Sementara Alonso beruntung tidak mengalami cedera yang serius, dan dirinya pun bisa bangkit dan melanjutkan pertandingan.

Tekel Brutal Roy Keane ke Alf Inge Haaland

Pada laga lanjutan Liga Premier Inggris tahun 2001 yang lalu, striker Manchester United, Roy Keane pernah dihadiahi kartu merah langsung oleh sang pengadil lapangan karena melakukan tekel yang mengerikan kepada bek Manchester City, Alf Inge Haaland. Pada pertandingan itu Keane terlihat dengan jelas menendang bagian lutut Haaland. Selain harus menerima kartu merah, Keane juga harus didenda hampir 3 miliar rupiah karena aksinya tersebut.

Pelanggaran Kotor Kevin Muscat pada Adrian Zahra

Yang terakhir adalah kejadian yang mewarnai Liga Australia atau A-League pada tahun 2011 yang lalu. Pada saat itu pemain Melbourne City, Kevin Muscat melakukan tekel brutal kepada Adrain Zahra. Karena tekel tersebut, Zahra sampai jatuh terpelanting ke tanah. Namun beruntung Zahra tidak salah jatuh, sementara Muscat yang melakukan pelanggaran keras dihadiahi kartu merah langsung oleh wasit. Nah, sekedar informasi bagi kamu yang ingin bermain Play1628 dan mengetahui informasi lebih lanjut mengenai berita sepak bola terbaru, bisa langsung kunjungi Jinsonghanmei.net.

Usai Raih Gelar Juara Liga Europa, 5 Pemain Inti Chelsea Hengkang

Chelsea baru saja menasbihkan dirinya sebagai jawara Liga Europa musim 2018/19 setelah di partai final mampu mengalahkan Arsenal dengan skor telak 4-1. Ini menjadi gelar juara Liga Europa kedua yang diraih oleh Chelsea, setelah mereka juga berhasil meraihnya pada musim 2012/13 yang lalu. Selain itu, ini juga menjadi major trofi pertama yang diraih oleh pelatih Chelsea, Maurizio Sarri di sepanjang kariernya sebagai seorang arsitek.

Namun sangat disayangkan, tak lama setelah perayaan gelar juara tersebut Chelsea dikabarkan akan ditinggal oleh beberapa pemain intinya. Sampai saat ini setidaknya ada lima pemain yang berpeluang pergi meninggalkan Chelsea di bursa transfer musim panas 2019.

Pedro

Nama pertama yang berpeluang hengkang adalah Pedro, yang menjadi salah satu pencetak gol bagi Chelsea di final Liga Europa musim 2018/19. Dari kabar yang beredar, kini Pedro tengah diminati oleh duo Milan, yakni AC Milan dan Inter Milan. Ketertarikan mereka tak lepas dari penampilan apik yang ditunjukkan oleh Pedro sejak didatangkan Chelsea dari Barcelona pada musim panas 2015 yang lalu. Selama membela Chelsea, Pedro turut andil mempersembahkan gelar juara Liga Premier Inggris, Piala FA, Piala Liga, dan yang terakhir Liga Europa.

Willian

 

Willian adalah pemain asal Brasil yang sudah membela Chelsea sejak tahun 2013 yang lalu. Menurut beberapa laporan yang ada di media, Willian berpeluang hengkang meninggalkan Chelsea dan menuju ke Barcelona atau PSG di bursa transfer musim panas 2019. Untuk menunjukkan minatnya, Barcelona bahkan rela melakukan barter pemain demi mendatangkan Willian. Sementara PSG mengincar Willian untuk mengantisipasi kepergiam Neymar.

Gonzalo Higuain

Kemudian ada juga nama Gonzalo Higuain, yang berpeluang untuk pergi meninggalkan Chelsea. Bukan dilepas, namun Higuain lebih tepatnya akan dikembalikan ke Juventus, mengingat dirinya memang bergabung bersama Chelsea pada musim dingin 2019 dengan status sebagai pemain pinjaman.

Mateo Kovacic

Sama seperti Higuain, Mateo Kovacic juga kemungkinan bakal dikembalikan Chelsea ke Real Madrid. Karena memang pemain asal Kroasia itu bergabung ke Chelsea pada musim panas 2018 dengan status sebagai pemain pinjaman dari Real Madrid.

Eden Hazard

Yang terakhir adalah Eden Hazard, yang diklaim akan segera bergabung bersama Real Madrid pada 3 Juni 2019 mendatang. Bersama Chelsea, Hazard telah berhasil mempersembahkan gelar juara Liga Premier Inggris, Piala Liga, hingga gelar juara Liga Europa. Bagi kamu yang ingin bermain Play123, bisa langsung kunjungi Jingsonghanmei.net dan dapatkan keuntungannya.

Dihajar Chelsea di Final Liga Europa, Ini 3 Dosa Besar yang Dilakukan Arsenal

Arsenal dipastikan harus mengakhiri musim 2018/19 tanpa meraih satu gelar pun alias puasa gelar. Karena di laga final Liga Europa yang berlangsung Kamis (30/05) dini hari WIB di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, Arsenal harus menanggung malu setelah dikalahkan Chelsea dengan skor telak 4-1. Pada pertandingan itu empat gol Chelsea masing-masing dicetak oleh Olivier Giroud (49’), Pedro (60’), dan dwi gol dari Eden Hazard (65’, 72’). Sementara gol semata wayang Arsenal dicetak oleh Alex Iwobi pada menit ke-69.

Kemenangan ini pun membuat Chelsea dianugrahi gelar juara Liga Europa, sekaligus menjadi yang kedua sepanjang sejarah berdirinya klub. Gelar Liga Europa pertama Chelsea diraih pada musim 2012/13 yang lalu, di mana kala itu mereka mampu mengalahkan Benfica dengan skor tpis 2-1 di partai puncak.

Sementara itu, kekalahan telak yang diderita oleh Arsenal di final Liga Europa ternyata tidak lepas dari 3 dosa besar yang mereka lakukan pada pertandingan tersebut. Ketiga dosa besar itu adalah sebagai berikut.

Dua Sayap Arsenal Mati Gaya

Pada laga dini hari tadi pelatih Arsenal, Unai Emery memutuskan untuk menggunakan formasi 3-4-1-2 dengan hanya menggunakan 3 pemain bertahan. Itu artinya dua bek sayap sedikit didorong lebih maju ke depan untuk membantu serangan, tanpa harus melupakan tugas mereka membantu pertahanan. Dalam kasus ini Ashley Maitland-Niles serta Sead Kolasinac ditempatkan di posisi tersebut. Akan tetapi sangat disayangkan, keduanya gagal bermain sesuai harapan dan mereka pun gagal memberikan dampak nyata pada lini serang Arsenal dengan mengirimkan umpan-umpan yang berbahaya di depan mulut gawang.

Maitland-Niles Menambah Masalah bagi Arsenal

 

Ketika para pemain Arsenal sedang berjuang untuk menyamakan kedudukan, Maitland-Niles membuat kesalahan dengan melanggar Giroud di dalam kotak penalti dengan cara mendorongnya dari belakang. Seharusnya hal itu tidak perlu dilakukan oleh Maitland-Niles, mengingat di lini belakang masih ada Nacho Monreal yang siap menghalau pergerakan Giroud. Wasit yang mengetahui insiden tersebut tanpa ragu menunjuk titik putih, dan Hazard dengan sempurna menjalankan tugasnya. Untuk kamu yang ingin mendapat keuntungan besar dari casino atau sbobet, bisa langsung daftar di Registersbobet.biz.

Aubameyang-Ozil -Lacazette Mandul

Pada laga tersebut trio penyerang Arsenal, Alexandre Lacazette, Pierre-Emerick Aubameyang, dan Mesut Ozil tampil buruk. Sepanjang 90 menit pertandingan Lacazette tercatat hanya mampu melepaskan 3 tembakan dan hanya 1 tembakan yang tepat mengarah ke sasaran. Sementara statistik mencatat bahwa Aubameyang yang juga bermain penuh gagal melepaskan satu tembakan yang mengarah tepat ke sasaran dari empat kali percobaan yang dia lakukan. Sementara Ozil bisa dibilang kurang kreatif dalam mengalirkan umpan-umpan ke depan, sehingga dirinya harus ditarik keluar pada menit ke-77.